Sadis! Skema Tukar Tambah Motor Listrik Ala Prabowo
Jakarta – RNTv, Jagat roda dua tanah air kembali dibuat heboh dengan wacana paling ekstrem yang ditiupkan oleh pemerintah. Bayangkan, kalian menyetor motor bensin lama kesayangan kalian, lalu pulang membawa motor listrik baru gres dari diler dengan hanya menambah sedikit biaya.
Kedengarannya sangat menggiurkan, kan? Tapi tunggu dulu, Brosist! Ada satu syarat mutlak yang dijamin bakal bikin para pencinta motor konvensional langsung mengelus dada: Motor bensin lama yang kalian serahkan dipastikan bakal dihancurkan sampai jadi rongsokan! Sadisss!!
Seperti apa detailnya? Yuk kita kupas bawang 70.000/kg, maksudnya skemanya. Cekidot!
๐ฆ๐ธ๐ฒ๐บ๐ฎ ๐ง๐ฟ๐ฎ๐ฑ๐ฒ-๐๐ป ๐๐ป๐๐ถ-๐ ๐ฎ๐ถ๐ป๐๐๐ฟ๐ฒ๐ฎ๐บ: ๐ฆ๐ฒ๐น๐ฎ๐บ๐ฎ๐ ๐ง๐ถ๐ป๐ด๐ด๐ฎ๐น ๐ฃ๐ฎ๐๐ฎ๐ฟ ๐ ๐ผ๐๐ผ๐ฟ ๐๐ฒ๐ธ๐ฎ๐!
Wacana radikal ini mencuat langsung setelah Presiden Prabowo Subianto memberikan bocoran saat peluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas), Kamis kemarin (13/8/2026). “๐พ๐๐ข ๐ ๐๐ก๐๐ ๐๐๐ก๐๐ ๐ฆ๐๐๐ ๐๐๐๐, ๐๐๐๐๐ก ๐๐๐ก๐๐ ๐๐๐๐ข, ๐ฆ๐ ๐ก๐๐๐๐โ ๐๐๐๐๐ก๐๐โ,” ujar beliau dengan gaya santainya.
Namun, di balik kalimat santai itu, ada mekanisme eksekusi yang ngeri-ngeri sedap. Menteri ESDM, Budi Santoso, langsung meluruskan kalau skema ๐ต๐ณ๐ข๐ฅ๐ฆ-๐ช๐ฏ (tukar tambah) ini tidak akan berjalan seperti bisnis diler motor bekas pada umumnya.
Motor bensin yang masuk program ini tidak akan dijual kembali ke pasar! Alih-alih dipajang di diler motor seken, motor bensin lama kalian berpotensi langsung menjalani proses ๐ด๐ค๐ณ๐ข๐ฑ๐ฑ๐ช๐ฏ๐จ alias dihancurkan total agar tidak bisa digunakan lagi di jalan raya.
๐๐ผ๐ด๐ถ๐ธ๐ฎ ๐ฃ๐ฒ๐บ๐ฒ๐ฟ๐ถ๐ป๐๐ฎ๐ต: ๐๐ฒ๐บ๐ถ ๐ ๐ฒ๐บ๐ฏ๐ฎ๐ฏ๐ฎ๐ ๐๐ฎ๐ฏ๐ถ๐ ๐ฆ๐๐ฏ๐๐ถ๐ฑ๐ถ ๐๐๐
Brosist pasti bertanya-tanya, “๐พ๐๐๐๐๐ ๐ ๐โ โ๐๐๐ข๐ ๐๐โ๐๐๐๐ข๐๐๐๐? ๐พ๐๐ ๐๐ข๐๐๐ง๐๐ ๐๐๐๐๐ข ๐๐๐ก๐๐๐๐ฆ๐ ๐๐๐ ๐โ ๐๐๐๐ข๐ ?”
Nah, logika pemerintah sebenarnya cukup sederhana dan masuk akal dari sudut pandang anggaran negara, Brosist. Selama ini, beban subsidi BBM yang ditanggung APBN kita sudah bengkak luar biasa. Kalau motor bensin lama kalian cuma ditukar lalu dijual lagi ke orang lain, otomatis motor itu tetap berkeliaran di jalanan dan tetap menenggak bensin bersubsidi.
Hasilnya? Konsumsi BBM nasional ya tidak akan berkurang! Makanya, cara paling instan untuk memutus rantai konsumsi bensin adalah dengan memusnahkan populasi motor konvensional tersebut dari muka bumi. Ekstrem banget, kan?
๐๐ฎ๐ด๐ฎ๐ถ๐บ๐ฎ๐ป๐ฎ ๐ฆ๐ผ๐ฎ๐น ๐ง๐ฎ๐ธ๐๐ถ๐ฟ๐ฎ๐ป ๐๐ฎ๐ฟ๐ด๐ฎ ๐ ๐ผ๐๐ผ๐ฟ ๐๐ฎ๐บ๐ฎ?
Buat kalian yang mulai menghitung-hitung isi dompet, Menteri ESDM menjelaskan bahwa nilai atau harga dari motor bensin lama kalian akan diperhitungkan sebagai pemotong harga alias uang muka untuk memboyong motor listrik baru.
Jadi, motor lama kalian dihargai berapa, nominal tersebut langsung dialokasikan untuk memangkas harga motor listrik incaran kalian. Sisa kekurangannya tinggal kalian bayar sedikitโbisa tunai atau lewat skema cicilan ringan.
Meski begitu, Brosist harus sedikit menahan napas karena detail mengenai besaran nilai tukar tambah, kriteria tahun/kondisi motor yang boleh ikutan, hingga mekanisme penghancuran massal ini masih dalam tahap perumusan ketat oleh pemerintah.
๐ง๐ฎ๐ป๐๐ฎ๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐๐ฒ๐ฟ๐ฎ๐: ๐ ๐ฎ๐บ๐ฝ๐๐ธ๐ฎ๐ต ๐ฃ๐ฒ๐บ๐ฒ๐ฟ๐ถ๐ป๐๐ฎ๐ต ๐ ๐ฒ๐ป๐ด๐ฎ๐๐ฎ๐๐ถ?
Di atas kertas, skema ini memang menjanjikan dua keuntungan sekaligus: mempermudah masyarakat migrasi ke teknologi ramah lingkungan dengan modal minim, sekaligus menyelamatkan kantong negara dari jeratan subsidi BBM.
Tapi bagi kita para pengamat otomotif jalanan, keberhasilan proyek radikal ini bakal bergantung penuh pada satu hal krusial: Aparatur pemerintah harus super tegas! Jangan sampai jutaan motor bensin yang statusnya harus dihancurkan, malah “diselamatkan” oleh oknum nakal lalu menyelinap kembali ke jalanan pedalaman atau daerah pelosok dengan pelat nomor palsu. Wah, kalau itu sampai terjadi, bisa kacau jalannya program!
—–
Nah, gimana tanggapan Brosist melihat wacana tukar tambah motor bensin langsung dihancurkan ini? Apakah kalian rela motor bensin kesayangan kalian berakhir di mesin penghancur demi sebuah motor listrik baru? Tulis opini panas kalian di kolom komentar ya! (utw)
Promo Iklanย
