Sadis! Skema Tukar Tambah Motor Listrik Ala Prabowo

0
IMG-20260816-WA0028

Jakarta – RNTv, Jagat roda dua tanah air kembali dibuat heboh dengan wacana paling ekstrem yang ditiupkan oleh pemerintah. Bayangkan, kalian menyetor motor bensin lama kesayangan kalian, lalu pulang membawa motor listrik baru gres dari diler dengan hanya menambah sedikit biaya.

Kedengarannya sangat menggiurkan, kan? Tapi tunggu dulu, Brosist! Ada satu syarat mutlak yang dijamin bakal bikin para pencinta motor konvensional langsung mengelus dada: Motor bensin lama yang kalian serahkan dipastikan bakal dihancurkan sampai jadi rongsokan! Sadisss!!

Seperti apa detailnya? Yuk kita kupas bawang 70.000/kg, maksudnya skemanya. Cekidot!

๐—ฆ๐—ธ๐—ฒ๐—บ๐—ฎ ๐—ง๐—ฟ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฒ-๐—œ๐—ป ๐—”๐—ป๐˜๐—ถ-๐— ๐—ฎ๐—ถ๐—ป๐˜€๐˜๐—ฟ๐—ฒ๐—ฎ๐—บ: ๐—ฆ๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—บ๐—ฎ๐˜ ๐—ง๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ด๐—ฎ๐—น ๐—ฃ๐—ฎ๐˜€๐—ฎ๐—ฟ ๐— ๐—ผ๐˜๐—ผ๐—ฟ ๐—•๐—ฒ๐—ธ๐—ฎ๐˜€!

Wacana radikal ini mencuat langsung setelah Presiden Prabowo Subianto memberikan bocoran saat peluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas), Kamis kemarin (13/8/2026). “๐พ๐‘Ž๐‘ข ๐‘ ๐‘’๐‘ก๐‘œ๐‘Ÿ ๐‘š๐‘œ๐‘ก๐‘œ๐‘Ÿ ๐‘ฆ๐‘Ž๐‘›๐‘” ๐‘™๐‘Ž๐‘š๐‘Ž, ๐‘‘๐‘Ž๐‘๐‘Ž๐‘ก ๐‘š๐‘œ๐‘ก๐‘œ๐‘Ÿ ๐‘๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘ข, ๐‘ฆ๐‘Ž ๐‘ก๐‘Ž๐‘š๐‘๐‘Žโ„Ž ๐‘‘๐‘–๐‘˜๐‘–๐‘ก๐‘™๐‘Žโ„Ž,” ujar beliau dengan gaya santainya.

Namun, di balik kalimat santai itu, ada mekanisme eksekusi yang ngeri-ngeri sedap. Menteri ESDM, Budi Santoso, langsung meluruskan kalau skema ๐˜ต๐˜ณ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ฆ-๐˜ช๐˜ฏ (tukar tambah) ini tidak akan berjalan seperti bisnis diler motor bekas pada umumnya.

Motor bensin yang masuk program ini tidak akan dijual kembali ke pasar! Alih-alih dipajang di diler motor seken, motor bensin lama kalian berpotensi langsung menjalani proses ๐˜ด๐˜ค๐˜ณ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ฑ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ alias dihancurkan total agar tidak bisa digunakan lagi di jalan raya.

๐—Ÿ๐—ผ๐—ด๐—ถ๐—ธ๐—ฎ ๐—ฃ๐—ฒ๐—บ๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—ต: ๐——๐—ฒ๐—บ๐—ถ ๐— ๐—ฒ๐—บ๐—ฏ๐—ฎ๐—ฏ๐—ฎ๐˜ ๐—›๐—ฎ๐—ฏ๐—ถ๐˜€ ๐—ฆ๐˜‚๐—ฏ๐˜€๐—ถ๐—ฑ๐—ถ ๐—•๐—•๐— 

Brosist pasti bertanya-tanya, “๐พ๐‘’๐‘›๐‘Ž๐‘๐‘Ž ๐‘ ๐‘–โ„Ž โ„Ž๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘ข๐‘  ๐‘‘๐‘–โ„Ž๐‘Ž๐‘›๐‘๐‘ข๐‘Ÿ๐‘˜๐‘Ž๐‘›? ๐พ๐‘Ž๐‘› ๐‘š๐‘ข๐‘๐‘Ž๐‘ง๐‘–๐‘Ÿ ๐‘˜๐‘Ž๐‘™๐‘Ž๐‘ข ๐‘š๐‘œ๐‘ก๐‘œ๐‘Ÿ๐‘›๐‘ฆ๐‘Ž ๐‘š๐‘Ž๐‘ ๐‘–โ„Ž ๐‘๐‘Ž๐‘”๐‘ข๐‘ ?”

Nah, logika pemerintah sebenarnya cukup sederhana dan masuk akal dari sudut pandang anggaran negara, Brosist. Selama ini, beban subsidi BBM yang ditanggung APBN kita sudah bengkak luar biasa. Kalau motor bensin lama kalian cuma ditukar lalu dijual lagi ke orang lain, otomatis motor itu tetap berkeliaran di jalanan dan tetap menenggak bensin bersubsidi.

Hasilnya? Konsumsi BBM nasional ya tidak akan berkurang! Makanya, cara paling instan untuk memutus rantai konsumsi bensin adalah dengan memusnahkan populasi motor konvensional tersebut dari muka bumi. Ekstrem banget, kan?

๐—•๐—ฎ๐—ด๐—ฎ๐—ถ๐—บ๐—ฎ๐—ป๐—ฎ ๐—ฆ๐—ผ๐—ฎ๐—น ๐—ง๐—ฎ๐—ธ๐˜€๐—ถ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป ๐—›๐—ฎ๐—ฟ๐—ด๐—ฎ ๐— ๐—ผ๐˜๐—ผ๐—ฟ ๐—Ÿ๐—ฎ๐—บ๐—ฎ?

Buat kalian yang mulai menghitung-hitung isi dompet, Menteri ESDM menjelaskan bahwa nilai atau harga dari motor bensin lama kalian akan diperhitungkan sebagai pemotong harga alias uang muka untuk memboyong motor listrik baru.

Jadi, motor lama kalian dihargai berapa, nominal tersebut langsung dialokasikan untuk memangkas harga motor listrik incaran kalian. Sisa kekurangannya tinggal kalian bayar sedikitโ€”bisa tunai atau lewat skema cicilan ringan.

Meski begitu, Brosist harus sedikit menahan napas karena detail mengenai besaran nilai tukar tambah, kriteria tahun/kondisi motor yang boleh ikutan, hingga mekanisme penghancuran massal ini masih dalam tahap perumusan ketat oleh pemerintah.

๐—ง๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐—ฎ๐˜: ๐— ๐—ฎ๐—บ๐—ฝ๐˜‚๐—ธ๐—ฎ๐—ต ๐—ฃ๐—ฒ๐—บ๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—ต ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐˜„๐—ฎ๐˜€๐—ถ?

Di atas kertas, skema ini memang menjanjikan dua keuntungan sekaligus: mempermudah masyarakat migrasi ke teknologi ramah lingkungan dengan modal minim, sekaligus menyelamatkan kantong negara dari jeratan subsidi BBM.

Tapi bagi kita para pengamat otomotif jalanan, keberhasilan proyek radikal ini bakal bergantung penuh pada satu hal krusial: Aparatur pemerintah harus super tegas! Jangan sampai jutaan motor bensin yang statusnya harus dihancurkan, malah “diselamatkan” oleh oknum nakal lalu menyelinap kembali ke jalanan pedalaman atau daerah pelosok dengan pelat nomor palsu. Wah, kalau itu sampai terjadi, bisa kacau jalannya program!

—–

Nah, gimana tanggapan Brosist melihat wacana tukar tambah motor bensin langsung dihancurkan ini? Apakah kalian rela motor bensin kesayangan kalian berakhir di mesin penghancur demi sebuah motor listrik baru? Tulis opini panas kalian di kolom komentar ya! (utw)

 

Promo Iklanย 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *