Janji Siap Temui Pendemo 27 Agustus, Puan Malah Tak Hadir Saat Sidang Paripurna DPR
Jakarta – RNTv, Ketua DPR RI Puan Maharani tidak terlihat hadir dalam Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
Ketidakhadiran Puan menjadi sorotan karena sehari sebelumnya ia menyatakan DPR siap menerima aspirasi masyarakat yang akan menggelar aksi pada 27 Agustus. Puan juga mengatakan pimpinan DPR terbuka untuk bertemu dengan perwakilan massa yang ingin melakukan audiensi.
Dalam salah satu pidatonya, Puan sangat lantang berkata bahwa negara harus genjot pajak rakyat.
Dalam rapat paripurna, Dasco membuka sidang setelah menyampaikan bahwa berdasarkan catatan Sekretariat Jenderal DPR, sebanyak 226 anggota hadir dan 63 anggota izin, sehingga kuorum dinyatakan terpenuhi. Puan tidak terlihat berada di kursi pimpinan sidang.
Sementara itu, perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang dipimpin Supriyono alias Botok justru diperkenankan masuk ke ruang paripurna. Botok dan sejumlah perwakilan massa menyaksikan jalannya sidang dari balkon gedung DPR, sementara massa lainnya tetap melakukan aksi di luar kompleks parlemen.
Rapat paripurna tersebut salah satunya mengagendakan laporan mengenai perkembangan penyusunan RUU Perampasan Aset, isu yang menjadi tuntutan utama massa demonstrasi hari ini. Di tengah aksi,
Salah satu pidato Puan Maharani yang kontroversial, benarkah Ketua DPR Berkata demikian?
ketidakhadiran Puan menjadi kontras dengan pernyataannya sehari sebelumnya bahwa DPR terbuka menerima aspirasi masyarakat. (ut)
Promo Iklan
