Eks Waka BGN Sebut Prabowo Keluarkan Dana Pribadi Rp 110 M untuk Bangun SPPG
Jakarta – RNTv, Mantan Wakil Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Lodewyk Pusung menyebut Presiden Prabowo Subianto pernah menggunakan dana pribadi sekitar Rp110,8 miliar untuk mendukung tahap awal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dana tersebut disebut digunakan untuk membangun 82 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada 2024.
Lodewyk menjelaskan pembangunan dilakukan untuk mengejar target operasional SPPG pada Agustus 2024. Sebanyak 82 dapur tersebut dibangun di atas lahan yang dikelola TNI, dengan rata-rata biaya sekitar Rp1,35 miliar per unit.
“Angka itu lebih rendah dibandingkan modal yang dipersyaratkan BGN pada tahun berikutnya,” ungkap Lodewyk di persidangan, (21/8/2026).
Menurut Lodewyk, penggunaan dana pribadi terjadi karena saat itu belum tersedia anggaran pemerintah untuk pembangunan SPPG. BGN kemudian memanfaatkan lahan milik negara yang berada di bawah pengelolaan TNI di berbagai daerah. Dari 82 SPPG awal, sekitar 50 berada di Pulau Jawa.
“Pemanfaatan lahan tersebut disebut dikoordinasikan oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang ketika itu terlibat dalam tim asistensi pembentukan BGN. Lodewyk mengatakan pembangunan dapur di lahan TNI pada masa awal sempat disebut sebagai pembiayaan dari “Hamba Allah”, jelasnya.
Lodewyk menilai persoalan mulai muncul pada awal 2025 ketika jumlah SPPG yang tersedia masih jauh dari kebutuhan. Saat itu, pemerintah menargetkan MBG dapat menjangkau hingga 17 juta penerima pada Agustus 2025. Untuk mencapai target tersebut, diperkirakan dibutuhkan sekitar 5.000 SPPG.
Ia juga menyebut Prabowo menginstruksikan agar BGN tidak membeli lahan untuk pembangunan dapur MBG. Sebagai gantinya, BGN diarahkan menggunakan skema pinjam-pakai lahan, termasuk memanfaatkan lebih dari 1.300 titik tanah yang dikelola TNI di berbagai wilayah Indonesia.
Pantas saja Prabowo ngotot sekali agar MBG tidak boleh distop dan harus tetap berjalan walau terus menghamburkan uang rakyat dan siswa banyak yang keracunan.(utw)
Promo Iklan
