Pimpinan Gontor Sindir Prabowo dalam Mengelola Negara

0
IMG-20260921-WA0011
RNTv-Ponorogo, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), KH Hasan Abdullah Sahal, menyindir fenomena “cari muka” hingga “cari ijazah” secara langsung di hadapanΒ Prabowo Subianto.
Momen tersebut terjadi saat perayaan Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Gontor yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Ponorogo, Jawa Timur, pada hari Sabtu, 19 September 2026.
Berikut adalah poin-poin penting dan menarik dari pidato KH Hasan Abdullah Sahal yang menjadi viral di media sosial:

-Sindiran Fenomena “Cari Muka” & Jabatan: Kiai Hasan menganalogikan perilaku “cari muka” sebagai tindakan orang yang memaksakan diri mendapatkan sesuatu yang sebenarnya tidak atau belum dimilikinya. Beliau melontarkan kalimat menohok:

“Orang tidak punya ijazah, cari ijazah. Orang tidak punya nama, cari nama. Orang tidak punya uang, cari uang. Orang tidak punya jabatan, cari jabatan. Orang tidak punya muka, cari muka.”

-Ucapan “Sorry Yee” ke Presiden: Sebelum menyampaikan kalimat-kalimat kritis tersebut, Kiai Hasan sempat meminta maaf secara langsung kepada Presiden Prabowo dengan gaya yang santai. Beliau berseloroh, “Bapak Presiden, saya… Saya tak ngomong agak ndak enak ya, Pak. Sorry yee,” yang langsung memicu riuh tawa dari audiens.

-Siap Didemo Santri jika Hidup Mewah: Kiai Hasan juga menegaskan nilai transparansi dan kesederhanaan di Gontor. Beliau menyatakan siap dikritik bahkan didemo oleh para santrinya sendiri jika fasilitas, makanan, pakaian, atau rumah yang ia gunakan sehari-hari jauh lebih mewah dibandingkan apa yang didapatkan oleh para santri.

-Komitmen Independensi Gontor: Di abad kedua ini, PMDG ditegaskan akan tetap konsisten bergerak di jalur pendidikan dan berdiri di atas semua golongan (inklusif untuk NU, Muhammadiyah, dll.) tanpa terseret ke dalam sekat organisasi politik praktis.

 

Ini Pidato lengkap KH Hasan Abdullah Sahal yang sangat berani di depan Prabowo dan inilah ulama yang benar-benar membuka fakta yang terjadi di negeri ini.
Mendengar pidato tersebut,Β  Prabowo Subianto meresponsnya dengan senyuman dan tawa.
Prabowo juga sempat berseloroh bahwa dirinya harus sangat berhati-hati dalam berbicara di acara tersebut karena menyadari banyaknya wartawan dan media yang hadir meliput jalannya acara. (utw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *