Pembalap Marc Marques Akui Pantau Veda Ega
RNTv-Lombok, Marc Márquez ternyata sudah memperhatikan perjalanan karier pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, sejak masih berkompetisi di Asia Talent Cup.
Hal tersebut diungkapkan Márquez ketika berada di Jakarta, Selasa (6/10/2026), menjelang gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika.
Márquez mengaku telah mengikuti perkembangan Veda sejak pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, tersebut masih meniti karier di ajang Asia Talent Cup.
Perhatian Márquez terhadap Veda tentu bukan tanpa alasan
Veda berhasil menunjukkan perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir hingga akhirnya menjadi juara Asia Talent Cup 2023.
Setelah itu, Veda melanjutkan perjalanan ke Eropa melalui Red Bull MotoGP Rookies Cup dan FIM JuniorGP. Pada 2026, pembalap berusia 17 tahun tersebut akhirnya mendapatkan kesempatan tampil di Kejuaraan Dunia Moto3 bersama Honda Team Asia.
Bahkan, Veda langsung mencatat sejarah pada musim debutnya. Ia menjadi pembalap Indonesia pertama yang berhasil naik podium dalam balapan Grand Prix setelah finis ketiga di Moto3 GP Brasil 2026.
Kini, Márquez berharap perjalanan Veda tidak berhenti di Moto3. Juara dunia MotoGP tersebut ingin melihat semakin banyak pembalap Indonesia yang mampu mencapai level tertinggi dalam ajang balap motor dunia.
“Anda memiliki beberapa bakat muda yang sangat cepat. Salah satunya adalah Pratama. Dan maksudku saya juga sempat berlatih dengannya. Saya juga mengikuti Asia Talent Cup. Dan ya, mari kita lihat. Saya ingin memiliki rider Indonesia di masa depan di MotoGP,” jelas Marc Marquez di Lombok, (6/10/2026).
Pernyataan tersebut menjadi angin segar bagi Veda yang saat ini tengah menjalani proses panjang menuju kelas utama.
Menariknya, Márquez dan Veda juga sudah pernah bertemu secara langsung.
Pada 2023, setelah Veda memastikan diri sebagai juara Asia Talent Cup, keduanya sempat berbincang dan Márquez memberikan nasihat kepada pembalap muda Indonesia tersebut. Momen itu bahkan diabadikan oleh kanal resmi Asia Talent Cup.
Dua tahun berselang, hubungan tersebut kembali berlanjut. Pada Agustus 2026, Veda bahkan mendapat kesempatan berlatih bersama Marc Márquez di Sirkuit Karting Aragón, Spanyol.
Dalam sesi tersebut, Veda, Márquez, Alex Márquez, dan Mario Suryo Aji terlihat berada di tempat latihan yang sama.
Bagi Veda, dukungan dari seorang juara dunia seperti Márquez tentu menjadi motivasi besar dalam perjalanan menuju MotoGP
Apalagi, Veda sendiri pernah mengungkapkan ambisinya untuk menjadi pembalap Indonesia pertama yang tampil di MotoGP sekaligus menjadi juara dunia.
Jalur menuju MotoGP masih panjang. Namun, dengan usia yang baru menginjak 17 tahun, pengalaman di Asia Talent Cup, Red Bull Rookies Cup, JuniorGP, hingga kini Moto3, Veda sudah berada di salah satu jalur pembinaan yang tepat.
Márquez pun tampaknya akan terus memperhatikan perkembangan sang pembalap muda Indonesia.
Kini pertanyaannya hanya satu, mampukah Veda Pratama mewujudkan doa Marc Márquez dan menjadi pembalap Indonesia pertama yang benar-benar tampil di kelas MotoGP? (utw)
Promo Iklan
