Pelat Vespa Dahnil Anzar Disorot, Wamen Haji Tegaskan Bukan Bodong tapi Suratnya Mati

0
IMG-20260826-WA0028

Jakarta – RNTv, Polemik Vespa yang digunakan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak kembali ramai di media sosial setelah disorot Ario Kiswinar Teguh, putra Mario Teguh. Kendaraan tersebut diketahui menggunakan pelat nomor B 6008 DAS.

Dahnil kemudian memberikan penjelasan melalui Threads. Ia menegaskan Vespa tersebut bukan kendaraan bodong, melainkan kendaraan tua yang surat-suratnya sudah tidak aktif saat dibeli dari pemilik sebelumnya.

“Bukan bodong. Tapi mati. Motor tua banyak yg mati surat-suratnya. Biasanya kami penghobi motor tua hidupkan suratnya,” tulis Dahnil di Jakarta, (23/8/2026).

Ia juga mengatakan Vespa itu baru dibelinya dan sebagai penghobi kendaraan tua, dirinya biasa melengkapi kembali surat-surat serta pajak kendaraan.

“Iya Fitnah. Sebagai penghobi Vespa tua, vespa ini baru sy beli dari tangan sebelumnya, dan kebiasaan sy vespa tua yg tak bersurat dll langsung sy lengkapi suratnya dan pajaknya,” tulisnya.

Polemik bermula setelah Kiswinar mengomentari unggahan Dahnil saat mengendarai Vespa tersebut. Beredar pula tangkapan layar data kendaraan yang disebut berasal dari situs pemerintah, mencantumkan Vespa berkapasitas 150 cc dengan tahun produksi 1974.

Penjelasan Wamenhaj Dahnil Dipertanyakan Warganet

Penjelasan Dahnil kemudian dipertanyakan warganet, terutama mengenai perbedaan istilah kendaraan “tak bersurat” dengan surat kendaraan yang “mati”.

“Statemen bapak di awal itu tak bersurat.. Tak bersurat dengan mati surat-suratnya itu 2 makna yang berbeda lo pak,” tulis akun @penjahitliza.

Sebelumnya, Dahnil menyatakan keberatan atas tudingan Kiswinar dan menyebut akan melaporkannya ke polisi karena menilai pernyataan tersebut sebagai fitnah. Hingga kini, belum ada keterangan lebih lanjut apakah langkah hukum tersebut benar-benar ditempuh. (ut)

 

Promo Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *