Kepala SPPG Keracunan MBG!
Jawa Tengah, RNTv, Aksi heroik sekaligus mendebarkan terjadi di tengah uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah!
Seorang pimpinan penanggung jawab sajian rela menaruhkan kesehatannya demi memastikan ribuan porsi makanan yang sampai ke tangan anak-anak sekolah benar-benar aman dan laik konsumsi.
Kepala SPPG Yayasan Insan Berlian Sejahtera, Abra Yudha Raya, mengalami mual dan muntah setelah mencicipi olahan ayam rempah dalam uji rasa menu MBG di SPPG wilayah Desa Jati, Kecamatan Jaten, Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026). Setelah kejadian tersebut, pihak SPPG menarik seluruh menu MBG yang akan didistribusikan kepada penerima manfaat.
Abra mencicipi sendiri olahan ayam rempah yang terindikasi tidak layak konsumsi setelah chef dan ahli gizi melaporkan rasa dan bau masakan tidak enak. Sesuai SOP, makanan memang harus dicicipi terlebih dahulu sebelum didistribusikan. Pihak SPPG kemudian memerintahkan PIC dan driver untuk menarik semua menu makanan sebagai langkah antisipasi.
“Yang terdampak saya. Saya tadi tiga kali, cuma muntah saja. Saya terus ambil langkah daripada terjadi apa-apa, makanan batch kedua tidak didistribusikan,” kata Abra, Rabu (12/8/2026).
Secara keseluruhan, sekitar 2.957 menu makanan ditarik dan tidak didistribusikan kepada penerima manfaat. Makanan tersebut selanjutnya dimusnahkan. Abra mengatakan indikasi masalah berasal dari ayam, sedangkan bahan ayam tersebut berasal dari supplier wilayah Kabupaten Karanganyar. Pihak SPPG juga akan memperketat pemilihan bahan baku dari supplier.
➡️ KRONOLOGI KEJADIAN:
1️⃣ Indikasi Tidak Laik Konsumsi
Saat tim internal melakukan pengetesan sebelum armada berangkat, tercium aroma dan rasa yang menyimpang dari olahan menu ayam rempah.
2️⃣ Uji Rasa Berujung Keracunan
Tanpa ragu, Abra turun langsung ke dapur untuk mencicipi sendiri masakan tersebut. Tak berselang lama, tubuhnya bereaksi hebat. Abra mengalami mual hingga muntah sebanyak 3 kali!
3️⃣ Keputusan Cepat: Tarik 3.000 Porsi!
Mengetahui ada yang tidak beres, pihak SPPG bergerak cepat tanpa kompromi demi keselamatan anak-anak. Sebanyak 3.000 porsi menu MBG hari itu langsung dibatalkan dan ditarik kembali!
➡️ 1.000 PORSI DISURUH PUTAR BALIK
Dari total 3.000 porsi yang diproduksi di dapur SPPG Jaten:
2.000 porsi berhasil dipotong jalurnya sebelum keluar dapur.
1.000 porsi yang sudah terlanjur meluncur di jalanan langsung diperintahkan berbalik arah!
Salah satu sekolah terdampak adalah SDN 2 Jati. Armada pengangkut yang sudah terparkir di area sekolah pada pukul 08.00 WIB dilarang menurunkan muatan, sehingga 94 siswa di sekolah tersebut batal menerima jatah MBG hari itu.
Pihak sekolah pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas ketegasan dan kejujuran SPPG yang lebih memilih rugi ketimbang membahayakan kesehatan para siswa.
Bagaimana Tanggapan Kepala BGN setelah kasus ini terjadi? (utw)
Promo Iklan
