MBG Cetak Rekor Keracunan Makanan untuk Siswa Dalam Satu Sekolah

0
IMG-20260904-WA0043

Jawa Tengah – RNTv, Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Lasem, Rembang, Jawa Tengah, dilanda dugaan keracunan makanan massal setelah ratusan siswa dan guru mengeluhkan diare dan muntah pada Kamis (3/9/2026) pagi.

Kepala sekolah Juhartutik mengatakan gejala muncul secara cepat saat murid mulai masuk kelas; dalam hitungan menit laporan kasus membanjir sehingga petugas mencatat sekitar 777 orang mengalami keluhan pencernaan pada awalnya, yang kemudian terkonfirmasi total 752 murid dan 25 guru terdampak.

Toilet sekolah kewalahan menampung antrean siswa yang sakit.

Kondisi itu memaksa kepala sekolah membuka kamar mandinya untuk digunakan anak‑anak demi mengatasi darurat sementara. Karena kondisi kesehatan murid terus meningkat dan beberapa menunjukkan tanda dehidrasi atau muntah berulang, sekolah mengambil langkah darurat memulangkan seluruh 1.174 siswa lebih awal setelah persentase warga sekolah terdampak mencapai sekitar 61 persen.

Penanganan medis awal menunjukkan lima orang perlu dirujuk ke fasilitas kesehatan setempat. Empat siswa dan satu guru dibawa ke Puskesmas Lasem karena muntah terus‑menerus dan kondisi melemas. Sisanya mendapat perawatan rawat jalan atau observasi ringan di sekolah sebelum dipulangkan.

Sumber dugaan dan kronologi distribusi MBG

Paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga sebagai sumber insiden disuplai oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Soditan, Lasem. Paket dibagikan pada Rabu (2/9/2026) siang sekitar pukul 11.45 WIB dan disantap siswa saat istirahat pukul 12.00 WIB.

Menu yang diterima mencakup nasi, ayam bakar grill, tempe, lalapan, sambal teri goreng, dan potongan buah semangka dalam kemasan plastik. Beberapa siswa melaporkan rasa semangka yang “terasa kecut”, yang kemudian menjadi salah satu petunjuk awal tim penyelidik. (utw)

 

Promo Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *