Camat Lamba Leda Utara NTT Mengamuk di Depan Petugas BNPB, Bantuan Disebut Tak Cukup untuk 21.171 Jiwa
NTT – RNTv, Camat Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, Agustinus Supratman, meluapkan emosi kepada seorang petugas BNPB di lokasi pengungsian gempa Flores, Jumat (21/8/2026).
Dalam video yang beredar, Agustinus terdengar memprotes petugas BNPB yang dinilainya terus menekan pihak kecamatan terkait distribusi bantuan. Ia bahkan membanting salah satu paket logistik sambil menunjukkan kondisi bantuan yang tersedia di posko.
“Bapak keterlaluan, bapak jual nama saya,” ujar Agustinus dalam video tersebut.
Menurut laporan Ekora NTT, Agustinus mempersoalkan klaim bahwa bantuan logistik telah mengalir deras ke wilayahnya. Ia menyebut Kecamatan Lamba Leda Utara memiliki 11 desa dengan total 21.171 jiwa yang membutuhkan pelayanan dan distribusi bantuan.
Berdasarkan data yang disampaikan pihak Kecamatan Lamba Leda Utara kepada Ekora NTT, bantuan paket sembako yang diterima disebut berjumlah 300 tas. Selain itu, terdapat sejumlah logistik nonpangan seperti selimut, matras, telur, air mineral, tenda keluarga, dan hygiene kit.
Ketegangan disebut memuncak ketika Camat diminta menandatangani berita acara penyerahan barang. Agustinus menolak karena menurutnya jumlah fisik bantuan di posko tidak sesuai dengan jumlah yang tercantum dalam dokumen.
Video bantuan pangan untuk warga terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) viral di media sosial. Dalam video yang diunggah akun Instagram @fransiska_aja, seorang warga menampilkan paket bantuan yang diterima pada hari kelima pascagempa.
Warga tersebut menyebut bantuan yang diterima terdiri dari 10 butir telur, minyak sekitar seperempat liter, satu dus mi instan, dan beras 15 kilogram.
Paket tersebut dikatakan diperuntukkan bagi satu RT yang terdiri dari sekitar 30 kepala keluarga (KK).
“Ini ada telur 10 butir, minyak ada seperempat liter, dan juga ada mi satu dus, beras ada 15 kilo. Ini untuk satu RT. Dalam satu RT ada 30 kepala keluarga,” ujar warga dalam video tersebut, dikutip Pojoksatu dari akun @fransiska_aja, Sabtu (22 Agustus 2026).
Data pemerintah menunjukkan skala distribusi bantuan yang jauh lebih besar.
BNPB mencatat total bantuan logistik yang telah disalurkan untuk masyarakat terdampak gempa NTT sejak 15 hingga 21 Agustus 2026 mencapai 776 ton.
Peristiwa ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah penanganan gempa Flores yang memasuki hari keenam. Pihak Kecamatan menilai distribusi bantuan harus dilakukan secara transparan dan merata ke seluruh desa terdampak. (utw)
Promo Iklan
