Purbaya Dicopot, Prabowo Lantik Menkeu Baru
Jakarta – RNTv, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kena reshuffle. Kini, posisinya digantikan oleh wakilnya, Suahasil Nazara. Pelantikan Suahasil berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (14/9/2026).
Purbaya Mendadak Dicopot, Lagi Rapat di DPD RI, Ada Apakah Gerangan?
Purbaya Yudhi Sadewa masih menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan saat mengikuti rapat bersama DPD RI di Senayan, Jakarta, Senin (14/9/2026), beberapa jam sebelum pergantian jabatan diumumkan.
Di tengah pemaparan mengenai kebijakan pemerintah, rapat sempat diskors setelah pimpinan DPD menyampaikan adanya telepon untuk Purbaya. Seusai jeda, agenda rapat dilanjutkan oleh pejabat Bappenas.
Pada sore harinya, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Suahasil bukan wajah asing di Kemenkeu. Karier Suahasil di Kemenkeu kian signifikan saat ditugaskan sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal secara definitif pada 31 Oktober 2016. Lalu, pada 25 Oktober 2019, ia dipercaya sebagai Wamenkeu dalam Kabinet Indonesia Maju, mendampingi Menkeu dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan fiskal nasional.
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara, sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026).
Dalam pelantikan itu, Suahasil nampak mengenakan setelan jas, peci hitam dan dasi biru. Sementara, Prabowo mengenakan setelan jas abu-abu, peci hitam dan dasi biru.
Pelantikan itu berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026, tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih. Suahasil kemudian mengucap sumpah jabatan yang didiktekan Presiden Prabowo.
“Demi Allah saya bersumpah, demi Tuhan saya berjanji, bahwa saya akan setia kepada UUD 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Suahasil di Jakarta, (14/9/2026).
Suahasil dan Prabowo kemudian menandatangani berita acara pelantikan.
Ini Pernyataan Pengamat Ekonomi Celios
Media Askar Wahyudi yang merupakan pengamat ekonomi dari Celios mengatakan bahwa ini bukan seluruhnya salah menteri Ekonomi Purbaya, tapi presiden Prabowo juga harus bertanggung jawab atas kondisi ekonomi bangsa ini yang sudah carut marut.
“jadi point pentingnya adalah menteri bisa salah, tapi presiden tidak bisa cuci tangan. Karena jika melihat beberapa kebijakan seperti pemangkasan anggaran, Danantara, KopDes -MBG , dana desa dipotong, ini semua kebijakan yang sudah ada sebelum pak Purbaya memimpin,” ungkap Media Askar Wahyudi di Jakarta, (14/9/2026). (utw)
Promo Iklan
