Negeri Begundal! Baru Sehari Buka, Food Truck Langsung Tutup, Dipalak Rp1 Juta/Hari serta Makan 10 Preman dan 3 Oknum Polisi
RNTv-Jogjakarta, Sungguh memilukan. Dyah Laily Fardisa, pemilik UMKM “Bolosego”, terpaksa menutup lapak food truck-nya di Alun-Alun Kidul, Jogja — padahal baru sehari beroperasi dan izin sudah lengkap. 😭💔
📍 APA YANG TERJADI:
🅿️ Biaya parkir dipalak: Awalnya diminta Rp2,5 juta/hari, dinegosiasi turun jadi Rp1 juta/hari — padahal belum tentu resmi
👊 10 preman lokal: Diminta memberi makan setiap hari
👮 3 oknum polisi: Diminta sediakan jatah makan gratis
💸 Hasilnya: Usaha belum untung, biaya sudah terbayar di muka — langsung menyerah dan tutup
Negeri Begundal!! Baru Sehari Buka, Food Truck Langsung Tutup — Dipalak Rp1 Juta/Hari + Makan 10 Preman & 3 Oknum Polisi
😤 REAKSI NETIZEN:
😡 “Ini sih bukan melindungi rakyat, malah memangsa rakyat sendiri. UMKM mau bangun usaha saja sesulit ini.”
💔 “Baru sehari sudah kalah. Bagaimana mau maju kalau yang harusnya menjaga malah ikut minta jatah?”
🤔 “Mereka bilang ingin bangun ekonomi kerakyatan, tapi di lapangan justru dipalak. Mana keadilannya?”
😢 “Semangat ya Kak Dyah. Bukan kamu yang gagal, tapi lingkungan yang belum siap mendukung usahamu.”
🕊️ PENUTUP:
🙏 “UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat. Kalau setiap yang mau berusaha selalu dihadang pungli dan pungutan liar, jangan harap ekonomi bisa maju. Semoga kasus ini ditindaklanjuti tegas — bukan cuma viral lalu dilupakan. Usaha jujur tidak seharusnya sesulit ini.” ✊ (utw)
Promo Iklan
