Mengapa Danantara Ambil 40 Persen Lebih Kepemilikan Saham BEI?

0
IMG-20261018-WA0023

RNTv-Jakarta, Beberapa hari yang lalu, terjadi masalah besar di dunia usaha dan bursa efek Indonesia dengan hancurnya IHSG serta anjloknya Rupiah yang makin dalam.

Banyak yang bertanya kenapa Danantara mau ambil 40% lebih kepemilikan saham BEI?

Maksud dan tujuan Danantara menguasai BEI, mungkin agar pemerintah melalui lembaga pengelolaan kekayaan ini bisa mengatur regulasi yang ada di bursa , karena kita mengetahui bahwa bursa itu masih independent sampai saat ini.

Hal ini yang buat MSCI ngamuk dan menjadi salah satu faktor mengancam kita untuk masuk ke level stand Alone ( yang dimana kasta ini menunjukan level terendah untuk investasi asing yang masuk ke bursa suatu negara bahkan bisa jadi 0% foreign Investment) .

Ditambah lagi Danantara ini menyerap seluruh deviden BUMN yang saat ini di investasikan lagi, jadi ini adalah hal  bodoh yang menyebabkan defisit APBN setiap tahunnya.

Laporan Keuangan Danantara Tahun 2025 pun Belum Keluar dan Tak Ada Transparansi Penggunaan Anggarannya

Hingga saat ini, laporan keuangan Danantara di tahun 2025 pun belum dikeluarkan dan mereka tidak transparansi dalam penggunaan anggarannya.

Sudah hampir 1 tahun dan apakah ada masalah keuangan yang tidak disampaikan kepada publik?

Apakah ini Normal untuk sekelas lembaga negara yang mengambil semua dana BUMN saat ini?

APBN Negara Saat ini, 80% Diambil dari Pajak Rakyat, lalu kemana Pajak Hasil Bumi Indonesia yang Sudah puluhan tahun dikuras tambangnya?

Saat ini, Indonesia bukan negara maju dan surplus dana , bahkan 80% dana pendapatan APBN dari pajak , sekarang anggaran dihambur-hamburkan untuk investasi yang resikonya tinggi.

Era kegelapan Indonesia baru di mulai!

Siapa bilang pemerintah melawan mafia Dan akhirnya negara di goyang?

Apa yang dilakukan pemerintah justru menjadikan orang-orang pemerintah jadi mafianya dan merebut segalanya yang sudah berjalan aman.

Hutan dibakar demi adik kandung dan sohibnya nanam sawit, membuat Pengelolaan kekayaan negara , faktanya membuat negara merugi, apalagi hingga saat ini tak ada laporan keuangan.

Justru uang negara banyak di korupsi atau memang terjadi Floating Loss , gayanya melawan asing , asing keluar dia kelabakan. (utw)

 

 

 

 

Promo Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *