Proyek Lagi Setelah MBG, Prabowo Siapkan Program Sepatu Murah

0
IMG-20260923-WA0027

RNTv-Jakarta, Prabowo Subianto kembali membahas kebutuhan siswa dari keluarga kurang mampu. Setelah program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemerintah kini disebut tengah menyiapkan inovasi lain berupa sepatu sekolah dengan harga terjangkau.

Rencana tersebut mencuat setelah Prabowo menggelar rapat bersama Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria, sejumlah menteri, serta jajaran Danantara di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, 22 September 2026. Salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah pengembangan industri tekstil dan alas kaki nasional.

“BRIN sedang menyiapkan sepatu sekolah yang ditujukan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Sepatu tersebut dirancang agar memiliki harga yang murah, tetapi tetap memperhatikan kualitas, kenyamanan, daya tahan, serta kemudahan dalam perawatannya,” ungkap Arif Satria di Jakarta, (22/9/2026).

Menurut Arif, pengembangan produk tersebut berkaitan dengan arahan Presiden agar riset dan inovasi tidak hanya menghasilkan teknologi, tetapi juga dapat digunakan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Proyek Cuan Baru Prabowo

Khusus untuk sepatu sekolah, BRIN masih berada pada tahap pengembangan. Artinya, program tersebut belum menjadi bantuan sepatu yang sudah didistribusikan secara luas kepada siswa. Pemerintah juga belum merinci harga jual maupun mekanisme penerimaannya.

Selain sepatu untuk siswa kurang mampu, BRIN ternyata juga mengembangkan inovasi lain di bidang alas kaki. Salah satunya adalah smart insole, yaitu bagian dalam sepatu yang dikembangkan untuk membantu memantau proses rehabilitasi pasien stroke.

Teknologi tersebut juga berpotensi digunakan dalam bidang lain, termasuk untuk membantu memantau posisi kaki penerjun payung ketika melakukan pendaratan. Pengembangan ini menjadi bagian dari riset BRIN di sektor alas kaki.

Tak hanya sepatu, rapat di Istana juga membahas penguatan industri tekstil dalam negeri. BRIN memaparkan inovasi berupa mesin yang dapat digunakan UMKM untuk mengolah limbah daun nanas menjadi bahan kain organik.

BRIN juga mengembangkan material tekstil dengan teknologi tertentu, termasuk bahan yang dirancang memiliki sifat antibakteri dan perlindungan terhadap paparan sinar ultraviolet (UV). Pemerintah berharap riset semacam ini dapat mendukung perkembangan industri tekstil nasional.

Untuk produk sepatu hasil inovasi BRIN, Arif menyebut target komersialisasi direncanakan pada Desember 2026 melalui Innovation Summit. Namun, detail mengenai harga sepatu sekolah dan bagaimana mekanisme penyediaannya bagi siswa kurang mampu masih belum diumumkan.

Dengan demikian, kabar mengenai program sepatu murah ini saat ini lebih tepat disebut sebagai rencana pengembangan yang sedang dipersiapkan pemerintah bersama BRIN, bukan program bantuan yang sudah berjalan seperti MBG. Perkembangan berikutnya akan menentukan bentuk, harga, serta mekanisme penyaluran produk tersebut kepada masyarakat. (utw)

 

Promo Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *