Prabowo: Bagaimana Punya Ratusan Helikopter Pemadam, Jika Tak Ada Uang?
Jakarta – RNTv, Prabowo Subianto mempertanyakan, bagaimana bisa Indonesia memiliki ratusan helikopter hingga alat berat jika tidak memiliki uang. Prabowo menyebut, pemerintah akan memberantas korupsi demi menyelamatkan uang-uang tersebut.
Hal tersebut Prabowo sampaikan saat meresmikan launching dan groundbreaking proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp (Gigawatt peak) di Monumen Operasi Lintas Laut Jawa Bali, Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026)
“Bagaimana kita sekarang bisa mengatasi masalah, bisa punya ratusan helikopter, bisa mengatasi alat berat kalau kita tidak punya uang? Dari mana uang itu? Uang itu dari yang kita selamatkan dari korupsi-korupsi yang berjalan selama ini. Kita hentikan kebocoran-kebocoran itu. Kita belum puas. Kita harus lebih keras lagi mengelola semua keuangan,” ujar Prabowo.
Benar-benar menyentuh hati sekali pernyataan Pak Prabowo ini! Ternyata kuncinya ada di uang, ya? Kalau tidak punya uang, tidak bisa beli heli pemadam. Begitu sederhana logikanya.
Kemungkin APBN kitu dompetnya model ‘dompet ajaib’ Doraemon. Kalau buat beli heli damkar, dompetnya kosong, zonk!
Tapi kalau buat hal-hal “penting” dan “mendesak” lainnya, dompetnya tiba-tiba penuh!
Beli mobil golf buat kementerian biar pejabatnya ngga capek jalan kaki? ADA!
Pengadaan gym di kementerian biar pejabatnya makin fit (buat mikirin rakyat)? ADA!
Merayakan kemerdekaan pakai karnaval mewah, sewa kuda, bagi-bagi parsel? Pasti ADA, ngga boleh kurang!
Dana Program MBG yang anggarannya triliunan ADA dong, kan prioritas! (Ngga papa siswa keracunan dikit, yang penting anggarannya gede).
Dana Program KDMP yang entah kejelasannya di mana? ADA anggarannya bahkan buat training manajer yang menghabiskan dana triliunan ada padahal untungnya seharga tiket bioskop (76 ribu)? Itu aja ada dong anggarannya, kalau perlu utang luar negeri pun digas!
Nah, giliran subsidi dicabut, pajak naik, sampai korban bencana disuruh donasi sendiri, baru deh kita ngeh kalau negaranya “miskin”. Ternyata uangnya cuma ada buat hal-hal yang ngga ada hubungannya sama penderitaan
Mungkin besok-besok, kalau ada karhutla, kita pake jurus ‘terjun payung sambil tabur tepung’ aja ya kayak tepung terigu buat kue. Siapa tahu api-nya jadi bingung mau makan atau mau masak.
Intinya sih, masalahnya bukan ngga punya duit, tapi masalah kemauan. Kalau mau, pasti ADA jalannya (baca: utangnya). Kalau ngga mau, ya… minimal dapet ucapan prihatin.
Selamat menikmati asapnya ya, teman-teman! Anggap aja fogging gratis biar ngga ada nyamuk. (utw)
Promo Iklan
