Aksi 27 Agustus Meluas, Pengusaha Beri Cuti Berbayar

0
IMG-20260826-WA0030

Jakarta, RNTv, Dukungan terhadap aksi di depan DPR RI pada 27 Agustus mulai datang dari luar kelompok mahasiswa. Sejumlah pelaku usaha memilih memberi cuti berbayar kepada karyawan yang ingin menyampaikan aspirasi.

Cotton Picker Indonesia mengumumkan libur berbayar bagi seluruh karyawan pada 27 Agustus. Pemiliknya, Yanu Ashari, menegaskan keputusan itu bukan paksaan atau ajakan untuk ikut aksi. Pilihan tetap diserahkan kepada masing-masing pekerja.

Dukungan Aksi Demo dari Berbagai Penjuru

Dukungan serupa datang dari brand fashion wnj.id yang menyatakan meliburkan karyawan pada 27 dan 28 Agustus. Dari Depok, aktivis juga menyatakan siap bergabung dengan massa Pati dan kelompok mahasiswa. Koordinator aksi Kasno menyebut ada kemungkinan ribuan warga Depok bergerak ke Jakarta.

Di tengah rencana aksi, muncul pula persoalan rekening Supriyono alias Botok, koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu. Kasno meminta Bank Mandiri menjelaskan dasar hukum penundaan transaksi rekening tersebut. Polda Metro Jaya menyatakan telah berkirim surat kepada bank, namun membantah melakukan pemblokiran dan menyebut tindakan itu sebagai penundaan transaksi hingga 28 Agustus.

YLKI ikut meminta transparansi agar hak nasabah tetap diperhatikan. Sementara Pemprov Jawa Tengah menyatakan siap mengawal warga yang hendak menyampaikan aspirasi dan mengimbau aksi berlangsung tertib.

Yang menarik, dukungan terhadap aksi kini tidak hanya datang dari jalanan. Sebagian pengusaha memilih memberi ruang kepada pekerjanya untuk menentukan sikap sendiri.

Sebab demokrasi bukan hanya soal berani bersuara, tetapi juga soal memberi orang lain kebebasan untuk memilih apakah akan bersuara atau tidak. Ketika pilihan itu dihormati, di situlah kebebasan benar-benar diuji. (utw)

 

Promo Iklan 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *