Mahasiswa STMA Trisakti Gelar Company Visit ke Askrindo, Pelajari Peran Penjaminan Kredit di Indonesia

0
IMG-20260821-WA0025

Jakarta – RNTv, Pada tanggal 20 Agustus 2026, sekitar 36 mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti atau STMA Trisakti melakukan kegiatan “Company Visit ke PT Asuransi Kredit Indonesia / Askrindo di wilayah Kemayoran – Jakarta Pusat.

Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan wawasan langsung kepada mahasiswa mengenai industri penjaminan dan peran BUMN dalam mendukung UMKM di Indonesia.

Rombongan mahasiswa Program Studi Manajemen Asuransi disambut langsung oleh jajaran manajemen Askrindo di Kantor Pusat Askrindo, Jakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari kurikulum STMA Trisakti untuk menjembatani teori di kelas dengan praktik di industri.

Mengenal Lebih Dekat Bisnis Inti Askrindo

Askrindo merupakan  perusahaan BUMN penjaminan terbesar di Indonesia.

Mahasiswa diperkenalkan pada 3 lini bisnis utama Askrindo:
1. Penjaminan Kredit untuk UMKM, KUR, dan Korporasi
2. Penjaminan Non-Kredit seperti penjaminan proyek dan pengadaan
3. Penjaminan Syariah

Pihak Askrindo diwakili oleh Syafruddin memberikan informasi perihal Company Profile dan Struktur Organisasi perusahaan BUMN ini, juga menjelaskan bagaimana perusahaan bekerja sama dengan bank dan lembaga keuangan untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang didirikan pada 6 April 1971 dan bergerak di bidang asuransi non-jiwa serta penjaminan kredit. Sejak tahun 2020, perusahaan ini secara resmi bergabung ke dalam holding BUMN Asuransi dan Penjaminan di bawah naungan Indonesia Financial Group (IFG).

“Dalam menjalankan fungsi strategisnya, Askrindo bertindak sebagai Collateral Substitution Institution, yakni lembaga yang menjembatani para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar tetap bisa mengakses pembiayaan perbankan meskipun menghadapi keterbatasan agunan fisik,” ungkap Syafruddin di Jakarta, (20/8/2026).

Bisnis Askrindo berfokus pada penjaminan kredit usaha, termasuk program Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta kredit modal kerja dan investasi. Di luar penjaminan kredit perbankan, Askrindo mengelola asuransi kredit perdagangan untuk meminimalkan risiko gagal bayar antar-pelaku usaha, serta menerbitkan Surety Bond dan Kontra Bank Garansi untuk menjamin kepastian penyelesaian proyek pengadaan atau konstruksi.

Perusahaan ini juga menyediakan layanan asuransi umum guna melindungi aset nasabah dari risiko kebakaran, kargo, kecelakaan, hingga kecelakaan diri.

Sementara itu, dari pihak STMA Trisakti diwakili oleh Rutji Satwiko, S.E., M.Si., CPMA selalu Kepala Bagian Kemahasiswaan STMA Trisakti menyampaikan apresiasi kepada Askrindo yang telah membuka pintu dan berbagi ilmu.

“Ini pengalaman berharga. Mahasiswa bisa melihat langsung bagaimana tata kelola perusahaan BUMN yang baik dan bagaimana produk asuransi kredit diimplementasikan,” ungkap Rutji Satwiko.

“Kami ingin mahasiswa memahami bahwa industri penjaminan punya peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi. Company visit seperti ini penting agar mereka siap menghadapi dunia kerja,” jelasnya.

Diskusi Interaktif dan Tanya Jawab

Lalu dilanjutkan dengan Agus Sulistyo selaku  kepala bagian pemasaran BUMN sektor umum membawakan informasi Literasi Asuransi Engineering dan menjelaskan bahwa Asuransi CAR / EAR adalah jenis asuransi yang khusus memberikan jaminan terhadap proyek pembangunan baik gedung, pabrik, sarana dan prasarana seperti jembatan jalanan, dermaga, ataupun instalasi mesin-mesin seperti pembangkit listrik, genset, dll termasuk juga pekerjaan renovasi pada bangunan.

“Saat suatu proyek persentasi pembangunan bangunannya lebih besar dari persentasi perakitan mesin maka proyek terbsebut akan tercover oleh polis CAR, sebaliknya EAR lebih spesifik mengcover proyek instalasi mesin-mesin daripada bangunan,” kata Agus Sulistyo.

Manfaatnya:
• Polis Asuransi CAR / EAR adalah polis yang bersifat Al, Risks, yang artinya memberikan ganti rugi akibat risiko apapun kecuali risiko yang masuk dalam pengecualian

• Memberikan ganti rugi tanggung jawab hukum pihak ketiga yang mengalami kerugian akibat kecelakaan proyek pekerjaan

Sesi dilanjutkan dengan diskusi interaktif. Mahasiswa STMA Trisakti antusias bertanya mengenai manajemen risiko, proses klaim, transformasi digital di Askrindo, hingga prospek karir di industri asuransi dan penjaminan.

Nara sumber terakhir Ali Sahal selaku Head of Business Process Management membawakan materi Career Sharing and Future Skill

Pada sesi Career Session, dibahas mengenai pentingnya memanfaatkan masa perkuliahan untuk mempersiapkan diri sebelum memasuki dunia kerja. Selama kuliah, mahasiswa perlu mengembangkan konsep “KECE”, yaitu Knowledge, Experience, Character, dan Empathy, yang menjadi bekal penting dalam membangun kesiapan dan kualitas diri untuk dunia kerja.

“Kuliah tetap penting meskipun pekerjaan yang dijalani nantinya tidak selalu sesuai dengan jurusan, karena perkuliahan dapat memberikan pengetahuan sekaligus melatih kemampuan berpikir, problem solving, komunikasi, dan kemampuan beradaptasi. Selain itu, IPK menjadi salah satu penilaian awal perekrutan, karena banyak perusahaan menetapkan batas minimal IPK, sehingga jika IPK masih di bawah 3 sebaiknya diusahakan untuk memperbaikinya,” jelas Ali Sahal.

Dibahas juga beberapa kesalahan yang sering dilakukan fresh graduate, seperti kurang mempersiapkan diri, minim pengalaman, dan tidak mengembangkan skill. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memanfaatkan masa kuliah untuk membangun Knowledge, Experience, Character, dan Empathy agar lebih siap menghadapi dunia kerja.

Penanggung jawab kegiatan ini diwakili oleh pihak mahasiswa STMA Trisakti, antara lain:

– Muhammad Zidan Firzatullah (Presiden mahasiswa)
– Andi Ruther (wakil presiden)
– Muhammad Ariq Mauludi (penanggung jawab acara)
– Fernando Satriawan Putra (ketua pelaksana)

Dan para mahasiswa yang melakukan tanya jawab kepada Nara sumber dari Askrindo adalah:
– Lyra Ramadhani
– Andi Ruther
– Muhammad Zidan Firzatullah
– Davina Hafifah Dewi
– Muhammad Farza
– Widodo Gultom

Sebelum acara selesai, pihak mediaonline ReportaseNewsTV.com sempat mewawancarai pihak Askrindo yang diwakili oleh Agus Sulistyono dan dari perwakilan mahasiswa STMA Trisakti Kaysan Hafiz untuk dimintai keterangan perihal kegiatan ini.

Dalam keterangannya, Agus Sulistyono menjelaskan bahwa, “Kegiatan hari ini cukup menarik, memberikan informasi secara lengkap tentang Askrindo kepada adik-adik mahasiswa agar berfikir secara terbuka tentang dunia kerja untuk mempersiapkan diri kedepannya”.

“Diharapkan kegiatan seperti ini adalah sangat positif buat mahasiswa dan juga buat kami Askrindo, karena ini bagian dari literasi untuk mahasiswa, masyarakat akan lebih tahu peran perusahaan, kita punya UMKM, Asuransi kerugiannya serta lainnya,” tutupnya.

Lalu perwakilan mahasiswa STMA Trisakti yaitu Kaysan Hafiz memberikan penjelasan tentang kegiatan Company Visit.

“Dari Kami BEM STMA Trisakti khususnya mahasiswa berkunjung ke Askrindo, tujuannya untuk bisa lebih mengenal dekat operasional di industri asuransi serta jenjang karirnya dan juga kami mempelajari seperti mengimplementasikan apa teori-teori yang dipelajari di kamu untuk diterapkan di tempat kerja nantinya,” ungkapnya.

“Semoga kami bisa mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan seperti ini,” tutupnya.

Tur Kantor dan Penutup

Acara ditutup dengan tur ke beberapa divisi di Askrindo dan sesi foto bersama. Diharapkan melalui kegiatan ini, mahasiswa STMA Trisakti semakin siap dan termotivasi untuk berkarir di industri asuransi, penjaminan, dan manajemen risiko.

STMA Trisakti sendiri merupakan salah satu perguruan tinggi di bawah naungan Yayasan Trisakti yang fokus mencetak SDM unggul untuk industri asuransi dan manajemen risiko di Indonesia. (ut)

 

 

Promo Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *