Di Rezim Prabowo, Sudah 18 Kepala Daerah Terjaring OTT dalam Kurun Waktu 1 Tahun
Jakarta – 7 Agustus, pada masa pemerintahan rezim Prabowo ini, Sudah terjadi 18 kali OTT kepala daerah/pejabat dalam 12 bulan. Dan yang terakhir Bupati Pemalang Anom Widiyantoro baru ketangkep Selasa malam, 28 Juli 2026.
Pada tanggal 20 Februari 2025 Presiden Prabowo baru lantik ratusan kepala daerah hasil Pilkada 2024 di Istana.
18 KEPALA DAERAH TERJARING OTT DALAM 12 BULAN, Dari Dilantik Feb 2025 → Meja Hijau Juli 2026
REKAP 18 OTT AGUSTUS 2025 – JULI 2026
2025
1. Agustus: Abdul Azis – Bupati Kolaka Timur | Suap RSUD DAK Rp126,3 M | Divonis 4 th 3 bln
2. November: Abdul Wahid – Gubernur Riau
3. Desember: Sugiri Sancoko – Bupati Ponorogo
4. Desember: dr. H. Ardito Wijaya – Bupati Lampung Tengah | Suap & gratifikasi alkes Rp7,35 M
5. Desember: Ade Kuswara Kunang – Bupati Bekasi | Ijon proyek Rp12,4 M
2026
6. 19 Jan: Dr. Drs. H. Maidi – Wali Kota Madiun | Proyek + CSR Rp200 juta
7. 19 Jan: H. Sudewo – Bupati Pati | Pemerasan + jual beli jabatan desa Rp54,5 M
8. Maret: Dr. Hj. Fadia Arafiq – Bupati Pekalongan | Intervensi tender outsourcing Rp46 M
9. Maret: Muhammad Fikri Thobari – Bupati Rejang Lebong | Sidang perdana 28 Juli 2026
10. Maret: Dr. Syamsul Auliya Rachman – Bupati Cilacap | Pungli THR ke 25 OPD + RS + Puskesmas Rp750 juta
11. April: H. Gatut Sunu Wibowo – Bupati Tulungagung | Pemerasan ASN pakai surat mundur
12. Mei: Chyntia Ingrid Kalangit – Bupati Kepulauan Sitaro | Dana bencana Gunung Ruang Rp22,7 M
13. Juni: H. Edison – Bupati Muara Enim | Fee 5% proyek papan tulis digital
14. Juni: Dr. H. Suhardiman Amby – Bupati Kuantan Singingi | Suap jabatan Sekda Rp2,75 M
15. 2 Juli: Syah Afandin – Bupati Langkat | Suap proyek + gratifikasi Rp4,4 M
16. 9 Juli: Hj. Etik Suryani – Bupati Sukoharjo | Pemerasan perangkat daerah Rp4,97 M
17. 20 Juli: H. Lalu Ahmad Zaini – Bupati Lombok Barat | Pengadaan barang/jasa + suap Rp12,4 M
18. 28 Juli: Anom Widiyantoro – Bupati Pemalang | Uang proyek daerah + jual beli jabatan
Dari 18 orang itu, 12 di antaranya Bupati/Wali Kota.
POLA YANG MUNCUL
1. Modus lama masih jalan: Suap proyek, ijon proyek, jual beli jabatan, pemerasan ke OPD, korupsi dana bencana
2. Nilai gede: Ada yang Rp126 M, Rp54 M, Rp46 M. Ada juga ” receh” Rp200 juta tapi tetap kena
3. Baru dilantik, langsung main: Beberapa baru 6 bulan-1 tahun menjabat udah OTT
4. Juli 2026 paling ramai: 4 kepala daerah kena dalam 1 bulan
MUI Minta Kepada Pemerintah Agar Para Koruptor Dihukum Mati
PERTANYAANNYA
Kalau dalam 1 tahun 18 kepala daerah kena OTT, artinya ada yang salah di sistem:
1. Seleksi Parpol: Gimana proses rekrutmennya?
2. Pengawasan: Kemendagri + APIP daerah kemana aja?
3. Efek jera: Hukuman dan pemiskinan aset udah cukup nggak?
KPK bilang ini OTT ke-18 di 2026. Artinya pemberantasan jalan terus. Tapi kalau tiap tahun angkanya segini terus, kita butuh pencegahan, bukan cuma penindakan.
Menurut kamu, solusi paling realistis buat motong rantai “baru dilantik langsung korupsi” ini apa? Perketat seleksi, audit mendadak, atau hukumannya diperberat? (utw)
#KPK #OTT #Korupsi #KepalaDaerah #Pemalang #RelawanJurnalistikNKRI
Promo Iklan
