IMG-20260805-WA0026

Jakarta – 6 Agustus 2026, Indonesia berupaya merebut posisi sebagai pusat manufaktur otomotif terbesar di Asia Tenggara. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengajak Toyota memindahkan basis produksi utamanya di kawasan ASEAN dari Thailand ke Indonesia.

Pemerintah menyatakan siap memberikan berbagai insentif investasi serta memperbaiki iklim usaha agar lebih kompetitif. Tak hanya mengundang pabrik perakitan kendaraan, pemerintah juga berharap Toyota membawa industri pendukung seperti baja, elektronik, hingga bahan kimia ke Indonesia guna memperkuat rantai pasok nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap impor komponen.

Saat ini, industri otomotif nasional memiliki kapasitas produksi sekitar 2,6 juta unit kendaraan per tahun dan menyerap sekitar 1,5 juta tenaga kerja. Pemerintah menilai besarnya pasar domestik dan jumlah penduduk Indonesia menjadi modal kuat untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi otomotif di kawasan.

Menurut Purbaya, relokasi investasi tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan industri, membuka lapangan kerja baru, meningkatkan ekspor, serta memperkuat daya saing Indonesia di sektor otomotif global.

Purbaya Tantang pihak Toyota untuk memindahkan pabriknya dari thailand ke Indonesia.

“Apakah pihak Toyota mau pindahkan pabriknya dari thailand ke Indonesia? nanti kami siapkan insentif besar,” ujar Purbaya saat berada di pameran otomotif GIIAS 2026 jakarta, (5/8/2026).

Bagaimana menurut Anda, mampukah Indonesia menjadi pusat manufaktur Toyota di Asia Tenggara menggeser Thailand? (utw)

 

Promo Iklan 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *