Pernah Remehkan Asap Karhutla, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Terekam Menggunakan Oksigen Karena Tak Kuat Udara dari Kebakaran Hutan itu

0
IMG-20261025-WA0018

RNTv-Palangkaraya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin terekam menggunakan bantuan oksigen saat berkunjung ke Kalimantan Tengah. Momen tersebut terjadi ketika ia berada di Rumah Oksigen milik Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Tengah.

Foto dan video kunjungan tersebut kemudian beredar luas di media sosial pada tanggal 24 Oktober 2026

Perhatian publik tertuju pada kondisi Menkes yang terlihat duduk sambil menggunakan selang oksigen, di tengah persoalan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah tersebut.

Dalam Video yang beredar, terdapat narasi yang membandingkan kondisi Menkes selama kunjungan dengan pengalaman warga setempat yang mengaku telah berbulan-bulan menghirup asap.

“Belum 24 jam Bapak sudah duduk di kursi sambil menghirup oksigen. Bayangkan kami yang menghirup sekitar empat bulan. Bukan kuat, tapi dipaksa kuat demi mengejar rezeki yang tidak seberapa, bahkan rela mempertaruhkan nyawa,” demikian bunyi narasi dalam foto tersebut.

Unggahan itu memicu beragam tanggapan warganet. Sejumlah perhatian tertuju pada kondisi kualitas udara di wilayah terdampak serta risiko kesehatan yang harus dihadapi masyarakat selama kabut asap berlangsung.

Kunjungan Budi Gunadi ke Rumah Oksigen MDMC PWM Kalteng juga menjadi sorotan terkait penanganan dampak karhutla

Masyarakat berharap pemerintah memperkuat layanan kesehatan bagi warga terdampak, termasuk memastikan ketersediaan fasilitas medis dan mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Kabut asap yang berkepanjangan menjadi persoalan yang tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga memunculkan kekhawatiran mengenai keselamatan warga yang tetap harus bekerja dan mencari penghidupan di tengah kondisi udara yang buruk. (utw)

 

 

 

 

 

Promo Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *