Timnas Indonesia Ukir Sejarah Baru dan Buang Kutukan Panjang Selama 35 Tahun!
RNTv-Jakarta, Gelar JUARA berhasil diraih oleh Timnas Indonesia mengakhiri segala penantian panjang yang sudah dialami.
Timnas mengukir sejarah baru, jadi juara di rumah sendiri! Dan yang utama dengan membuang kutukan selama 35 tahun tanpa gelar di ASEAN.
Terimakasih untuk tim, untuk pemain, untuk tim pelatih, untuk coach John Herdman, untuk PSSI, dan seluruh yang terlibat ๐ฅ๐ช
Ini momen yang perlu dirayakan
Dalam kurun waktu 35 tahun, Timnas Indonesia seperti mendapat kutukan setiap bertemu tim Thailand di laga Final setiap kejuaraan, tak pernah bisa menang dan juara.
Akhirnya timnas Indonesia memutus kutukan lama itu dengan mengangkat trofi juara FIFA Series ASEAN CUP 2026 dan mengukir sejarah baru di ASEAN, Congrats The New King ASEAN Timnas Senior Indonesia.
John Herdman berhasil mematahkan “kutukan” anak Shin Tae-yong. Shin Jaewon menulis kalimat bernada kutukan setelah kontrak ayahnya diputus pada Januari 2025 setelah membangun skuad Indonesia selama 5 tahun.
Sejarah Piala AFF yang Akhirnya Menjadi FIFA ASEAN Cup
Setelah itu awan kelabu selalu menghampiri timnas dengan gagal di kualifikasi Piala Dunia dan AFF, dan hampir selama 35 tahun Timnas mengikuti kejuaraan tersebut,selama 6 kali masuk final, namun tidak pernah juara sekalipun.
Hingga pada akhirnya di tahun 2026, Piala AFF berubah format dan masuk dalam agenda resmi FIFA lalu berubah menjadi ASEAN Cup, dan seperti yang kita tonton langsung pada akhirnya Timnas Indonesia bisa menjuarai untuk pertama kalinya.
Namun kedatangan John Herdman membalikan semuanya, tanpa mengesampingkan STY yang sudah memberikan kemampuan terbaiknya untuk Indonesia.
Fakta sebenarnya, John Herdman tinggal meneruskan fondasi dan warisan yang sudah dibuat lama oleh STY, jadi tetaplah Solid.
STY – 13 Miliar per tahun
๐ฅ Runner-up AFF 2020
๐ 16 Besar Piala Asia 2023
๐ฅ Peringkat 3 Piala Asia U-23 2024
๐ Putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Herdman – 8 Miliar per tahun
๐ Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Perjuangan Timnas Indonesia di Final yang Menghancurkan Thailand dengan Adu Pinalti, Menunjukkan Kebangkitan Garuda: Menembus Peringkat 113 Dunia!
Perjuangan pantang menyerah Timnas Indonesia kembali membuahkan hasil manis! Dalam pembaruan peringkat sementara FIFA, Indonesia sukses melesat ke posisi 113 dunia dengan raihan 1.169,00 poin (+5,85).
Peningkatan performa yang konsisten dan semangat juang di lapangan membuktikan bahwa Garuda siap terbang lebih tinggi dan bersaing di kancah internasional. Dukungan penuh dari seluruh rakyat Indonesia menjadi energi utama dalam setiap laga.
Mari terus kawal dan berikan dukungan terbaik untuk Perjuangan Timnas Indonesia! ๐ฎ๐ฉ๐ฆ
Local Pride Turut Andil
๐ฅ TANPA KALIAN SADARIโฆ EGI MAULANA VIKRI PUNYA PERAN BESAR! ๐ฎ๐ฉ
โฑ๏ธ Lawan Bangladesh โ menit tambahan waktu +6
Saat pertandingan hampir berakhir, Egi Maulana Vikri memberikan umpan manja kepada Ole Romeny yang kemudian berujung gol. ๐ฎ๐ฉ๐ฅ
๐ Indonesia menang 9โ2 atas Bangladesh.
โก Lalu di FINAL vs Thailandโฆ kembali terjadi!
Saat Indonesia tertinggal 1โ2, Egi kembali menunjukkan kecerdasannya lewat keypass yang membuka ruang pertahanan Thailand.
โฑ๏ธ Menit 116′ โ umpan Egi menjadi awal dari rangkaian serangan. Rizky Ridho kemudian memberikan operan kepada Elkan Baggott, yang sukses mencetak gol penyama kedudukan!
Bek muda Indonesia Rizky Ridho pun banyak memberikan umpan matang dan selalu mengantisipasi dan memotong pergerakan lawan saat diserang, jadi jangan remehkan Local Pride, bro!
๐ฅ INDONESIA 2โ2 THAILAND!
Dan pertandingan akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti. ๐ฎ๐ฉ๐
2 pertandingan. 2 momen krusial. 2 keypass yang berujung gol.
Bukan sekadar hadir di lapanganโฆ Egi hadir ketika Garuda benar-benar membutuhkan pembeda! ๐ง ๐ฅ
๐ฌ Menurut kalian, apakah Egi Maulana Vikri layak disebut salah satu pemain kunci Indonesia di turnamen ini? ๐๐ฎ๐ฉ
momen Kocak Para Pemain Timnas Indonesia Usai Juara
Momen dan peristiwa lucu ditampilkan oleh para punggawa timnas Indonesia setelah meraih Juara FIFA Series ASEAN Cup 2026 di GBK senayan-Jakarta.
Dari para pemain yang tiba-tiba saja menghampiri ruang Konferensi Pers dengan menyemprotkan senjata berisik air kepada pelatih dan Elkan Bagot yang sedang menjawab pertanyaan para media, lalu ada Ole Romeney yang membawa baju Marcelino usai lagi untuk memberikan dukungan kepada pemain itu yang lagi cedera, hingga Calvin Verdonk yang bergaya layaknya seorang Cheff masak.
Inilah kegembiraan yang diluapkan oleh para pemain timnas Indonesia setelah baru bisa juara lagi di ASEAN dalam kurun waktu 35 tahun.
Ada 280 juta alasan kita bisa berbahagia akan gelar ini! THANK YOU GARUDA. WE ARE CHAMPIONS ๐๐๐. (utw)
Promo Iklan
