IMG-20260922-WA0016

RNTv-Jakarta, Saat kampanye, Prabowo berjanji naikkan pendapatan negara untuk pembiayaan MBG. Saat itu Prabowo menyebut ada potensi Rp 300 triliun dari potensi pajak sawit.

Saat jadi presiden, apakah Prabowo mampu menambah APBN Rp 300 triliun pada 2025 ? Tidak ! Justru defisit APBN semakin dalam.

Meski gagal menambah APBN program MBG tetap jalan. Dari mana duitnya? Prabowo klaim dan pamer telah berhasil mencegah korupsi.

Anda tahu keberhasilan Prabowo mencegah korupsi?

Caranya dia pakai anggaran pendidikan untuk MBG. Dia sebut kalau tidak dipakai untuk MBG uang itu pasti dikorupsi. Sangat subjektif.

Kemarin di acara PAN Prabowo janji gratiskan pendidikan. Katanya uang untuk pendidikan gratis itu hasil pemberantasan korupsi.

Benarkah ada uang hasil pemberantasan korupsi hingga ratusan triliun rupiah?

Jawabnya tidak ada.

Hingga Agustus 2026 penerimaan negara belum menggembirakan. APBN masih defisit Rp 240 triliun. Jika mampu mencapai target 2026 sudah bagus.

Lalu dari mana dana pendidikan gratis itu?

Prabowo mencoba membangun narasi pencegahan korupsi.

Sangat mungkin anggaran kabupaten, kota, provinsi dan kementerian kembali dia pangkas untuk biaya pendidikan. Alasannya? Ketimbang dikorupsi ?

Sangat berat bagi beliau menciutkan jumlah kementerian dan menghapus sejumlah lembaga non kementerian untuk efisiensi yang benar.

Jika itu yang terjadi, lagi-lagi program kanibal. Lagi-lagi ada hak rakyat yang dihilangkan. Lagi-lagi rakyat yang dikorbankan. Hanya menghapus program lain demi program pendidikan dan akhirnya proyek Sekolah Rakyat yang bisa menelan anggaran besar tapi pada akhirnya akan kacau-balau seperti proyek MBG dan KDMP saat ini.

Dengan kata lain sebenarnya tidak ada prestasi kinerja pemerintah. Hanya membangun narasi menyenangkan rakyat. (utw)

 

Promo Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *