Usai Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Pemerintah Ambisius Bangun 13.000 Dapur SPPG Baru
Jakarta – 5 Agustus 2026, Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) bersama kementerian terkait menyiapkan pembukaan 13.000 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru secara bertahap. Langkah ini diambil setelah sebelumnya 833 dapur ditutup karena dinilai tidak memenuhi standar kebersihan dan operasional.
Carut marutnya pengelolaan SPPG sangat berdampak bagi semuanya dan tanpa proses yang benar mengakibatkan amburadulnya anggaran nasional, bukannya dibenahi terlebih dahulu yang ada, tapi terlalu ambisius membangun yang baru.
Pembangunan dapur baru akan diprioritaskan di wilayah dengan angka stunting tinggi, terutama Papua Pegunungan, Papua, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Untuk daerah prioritas target penyelesaian sekitar satu bulan, sementara wilayah lainnya diperkirakan rampung dalam dua bulan ke depan.
Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pembukaan dapur tidak dilakukan serentak, melainkan menyesuaikan kesiapan masing-masing daerah.
Sementara Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut dapur yang sudah memenuhi seluruh syarat operasional akan mulai beroperasi setelah keputusan final sebelum 5 Agustus 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah memperkuat Program Makan Bergizi Gratis (MBG), memperluas pemerataan akses layanan gizi, sekaligus mempercepat penurunan angka stunting di berbagai daerah. (utw)
Promo Iklan
