Cara Sederhana Melindungi Data dan Uang yang Tersimpan di HP dari Hacker

0
1791622515423

RNTv-Jakarta, Di jaman yang serba canggih dan orang beralih ke dunia digital banyak menimbulkan efek domino bagi masyarakat.

Dengan kecanggihan yang terus berkembang saat ini, kejahatan di dunia digitalpun makin beragam.

Salah satunya adalah penggunan HP saat ini yang membuat orang menjadi mudah melakukan apa saja melalui perangkat seluler tersebut.

Data penting dan uang pribadi pun bisa tersimpan di HP melalui aplikasi yang ada dan serba mudah dan gampang untuk digunakan.

Orang mau beli apapun, tinggal bayar melalui QRIS di HP, mau kirim data pentingnya juga sudah bisa dilakukan

Pada akhirnya kejahatan digitalpun mulai berkeliaran dan memanfaatkan teknologi untuk merugikan manusia itu sendiri.

*Cara Sederhana Melindungi Data & uang yang tersimpan di HP ( mbanking/ewallet ) dr hacker :*

1. Gunakan Two-Factor Authentication (2FA): Aktifkan verifikasi dua langkah di semua akun penting (Google, WhatsApp, Media Sosial) agar akun tidak bisa diakses meski hacker tahu kata sandi Anda.

2. Jangan Asal Klik atau Unduh: Jangan pernah membuka tautan mencurigakan atau mengunduh file APK yang dikirim oleh nomor tidak dikenal.

3. Perbarui Sistem Secara Berkala: Selalu lakukan update aplikasi dan sistem operasi perangkat Anda untuk menutup celah keamanan.

4. Hindari Transaksi di WiFi Publik: Gunakan VPN tepercaya jika terpaksa menggunakan WiFi umum, atau beralihlah ke paket data pribadi saat mengakses mobile banking.

Lindungi data dan uang di HP Anda dengan mengaktifkan pengamanan layar, tidak membagikan kode OTP, dan hanya mengunduh aplikasi dari toko resmi. 

  • Gunakan Kunci Layar Kuat: Atur PIN minimal 6 digit, gunakan kombinasi kata sandi yang rumit, dan aktifkan fitur biometrik (sidik jari atau pemindai wajah). 

  • Aktifkan Verifikasi Dua Langkah (2FA): Pasang autentikasi ganda atau Two-Factor Authentication pada akun penting, email, media sosial, serta aplikasi perbankan Anda.

  • Jangan Bagikan OTP dan Kata Sandi: Rahasiakan kode One-Time Password (OTP), PIN, nomor CVV kartu, serta password dari siapa pun—termasuk yang mengaku pihak bank.

  • Waspadai Modus Phishing: Jangan pernah mengklik tautan mencurigakan dari SMS, email, atau pesan instan (smishing/vishing) yang menawarkan hadiah atau mengatasnamakan instansi resmi. 

  • Unduh Aplikasi dari Sumber Resmi: Hanya unduh aplikasi dari Google Play Store atau Apple App Store; hindari memasang file APK tidak dikenal atau versi modifikasi (MOD).

  • Periksa Izin Akses Aplikasi: Batasi izin aplikasi yang meminta akses berlebihan ke kontak, galeri, lokasi, atau layanan aksesibilitas (accessibility).

  • Rutin Perbarui Sistem Operasi: Selalu update OS HP, aplikasi perbankan, dan peramban ke versi terbaru untuk menutup celah keamanan. 

  • Hindari Wi-Fi Publik untuk Transaksi: Jangan gunakan jaringan Wi-Fi gratis di tempat umum saat mengakses m-banking atau dompet digital; gunakan VPN jika terpaksa. 

  • Aktifkan Fitur Pelacakan & Hapus Data: Nyalakan layanan Find My Device (Android) atau Find My iPhone (iOS) agar Anda bisa melacak atau menghapus data dari jarak jauh jika HP hilang.

Jadi kita harus tetap waspada dengan kecanggihan dan teknologi yang terus berkembang serta membentengi apapun yang merupakan milik kita sendiri. (ut)

 

 

Promo Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *